Jitu super top shio togel hongkong dan singapore jumat 20 mei 2016

Posted on

Jitu super top shio togel hongkong dan singapore jumat 20 mei 2016

London – Duel Leicester City dengan Chelsea malam ini sudah tak berarti apapun bagi hasil akhir kedua tim. Tapi, laga itu akan menjadi laga emosional bagi Claudio Ranieri.

Ranieri bukan orang asing bagi Chelsea. Italiano berusia 64 tahun itu pernah menjadi manajer Chelsea pada 2000-2004. Tapi selama periode itu, Ranieri tak pernah membuat Chelsea juara.

Di musim 2003/2004 Chelsea bersama Ranieri sudah memimpin klasemen. Saat musim kompetisi menyisakan tujuh laga, Chelsea tertinggal empat angka dari Arsenal, dengan The Gunners mempunyai keuntungan satu laga lebih banyak daripada The Blues.

Bukannya menjaga keunggulan, Chelsea malah kehilangan 12 poin di pertandingan-pertandingan sisa itu sehingga akhirnya finis 12 poin di belakang skuat ‘The Invincibles’ Arsenal. Musim itu sekaligus menjadi musim terakhir Ranieri di Chelsea, sekaligus menjadi titik terdekat ‘Si Biru’ ke takhta juara hingga kemudian Jose Mourinho datang.

Setelah itu Ranieri menangani tim-tim Italia, singgah di Monaco dan Yunani. Waktu bergulir dan Ranieri kembali ke Inggris untuk menangani Leicester yang baru memecat pelatihnya Nigel Pearson.

Nasib berbeda ditunjukkan kedua tim dalam musim ini. Chelsea yang menjadi juara bertahan malah terseok-seok sampai harus mengganti pelatih dari Mourinho ke tangan Guus Hiddink. Sebaliknya, Leicester sejak awal membuat kejutan-kejutan dengan kisah yang berakhir manis: Leicester juara liga Inggris!

unduhan (2)

AS – KOP – KEPALA – EKOR BESAR GANJIL – GANJIL BESAR
Angka Main ( Ai ) ; 3794
COLOK Bebas : 4
COLOK Macau ; 1 3
AS : 2
KOP : 5
KEPALA : 8
EKOR : 68.31

Para pemain Chelsea turut senang dengan laju yang dibuat Leicester dan Ranieri. Tanda respek dan sayang kepada Ranieri ditunjukkan dengan ‘membantu’ Leicester juara.

Nah, kedua tim akan menjalani laga pamungkas di liga. Chelsea akan menjamu Leicester di Stamford Bridge, Minggu (15/5/2016).

Ranieri berharap anak asuhnya tetap tampil habis-habisan. Soal kalah menang itu tak masalah.

“Kami adalah juara dan kami harus bertanding layaknya sebuah tim juara,” kata Ranieri seperti dikutip Soccerway.

“Di laga hari Minggu, saya tak peduli dengan hasil akhirnya. Saya ingin menyaksikan para pemain saya menunjukkan attitude yang sama dengan laga-laga sebelumnya. Kalau itu bisa terlaksana saya akan happy,” tutur dia.